Tandon Blow Moulding vs Rotomould, Apa Bedanya?

Tandon Blow Moulding vs Rotomould, Apa Bedanya?

Perbandingan Tandon Blow Moulding vs Rotomould – Saat akan memutuskan untuk membeli tandon air baru, pastinya dihadapkan pada banyak pilihan material dan teknologi pembuatan.

Tempat penampungan air yang kuat dan awet adalah investasi penting bagi kesehatan dan kenyamanan rumah atau bangunan.

Akan tetapi ketika berhadapan dengan spesifikasi teknis, istilah seperti Blow Moulding dan Rotomould seringkali membuat dahi berkerut.

Kedua istilah asing ini merujuk pada cara pembuatan tandon air berbahan plastik yang berbeda. Oleh karena itu, inilah perbandingan tempat penampungan dengan kedua proses pembuatannya.

Adanya perbedaan pada proses pembuatan ini sangat memengaruhi kualitasnya. Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan lebih jauh perbandingan antara tempat penampungan jenis blow moulding dan rotomould.

Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.

Berbagai Perbandingan Tandon Blow Moulding Vs Rotomould

Berbagai Perbandingan Tandon Blow Moulding Vs Rotomould

Saat memilih tandon air berbahan plastik, dua istilah teknis yang akan selalu menemuinya adalah Blow Moulding dan Rotomould.

Keduanya merupakan metode pencetakan plastik yang dominan pada industri tempat penampungan air. Akan tetapi proses yang berbeda ini menghasilkan tempat penampungan dengan karakteristik berbeda.

Berikut ini ada berbagai perbandingan antara keduanya yaitu:

1. Proses Pembentukan Dinding Tandon

Tandon Blow Moulding pembuatannya dengan cara meniupkan udara bertekanan tinggi ke dalam plastik yang sudah dipanaskan.

Sementara itu, tandon Rotomould menggunakan proses pemutaran perlahan dalam oven dengan suhu tinggi.

2. Ketebalan Dinding Tandon

Tempat penampungan Rotomould terkenal memiliki ketebalan dinding yang lebih merata pada semua sisi dan sudut.

Sebaliknya, tandon Blow Moulding seringkali memiliki ketebalan dinding dengan sudut atau lekukan tajam.

3. Kekuatan Struktural dan Sambungan

Tandon Rotomould proses pembuatannya tanpa sambungan (seamless) sama sekali. Namun, tempat penampungan Blow Moulding kadang menyisakan garis sambungan pada tengah produk.

4. Kapasitas Maksimal Produk

MetodeRotomould lebih unggul dalam memproduksi tempat penampungan dengan kapasitas yang sangat besar.

Tandon Blow Moulding lebih sering penggunaannya untuk tandon berkapasitas kecil hingga sedang saja.

5. Kecepatan dan Biaya Produksi

Proses tandon Blow Moulding cenderung jauh lebih cepat dan lebih hemat energi saat produksi. Sebaliknya, tempat penampunganRotomould memiliki waktu siklus yang lebih lama karena proses pemanasan dan pendinginan bertahap yang lambat.

6. Daya Tahan Terhadap Benturan

Tandon yang proses produksinya dengan Rotomould biasanya memiliki daya tahan benturan yang lebih baik. Sebaliknya, area yang tipis pada tempat penampungan Blow Moulding cukup rentan.

7. Pemanfaatan Tekanan Udara

Tandon Blow Moulding menggunakan tekanan udara tinggi untuk memaksa material membentuk cetakan.

Sebaliknya, tempat penampungan Rotomould hanya memanfaatkan gravitasi dan pemutaran untuk meratakannya

Pertimbangan Memilih Antara Tandon Blow Moulding atau Rotomould

Pertimbangan Memilih Antara Tandon Blow Moulding atau Rotomould

Memilih tandon terbaik bukan hanya tentang melihat label harga, tetapi tentang mencocokkan teknologi pembuatan dengan kebutuhan spesifik dan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa pertimbangan dalam memilih antara tempat penampungan Blow Moulding atau Rotomould yaitu:

1. Prioritaskan Anggaran Biaya Awal

Pertimbangan utama adalah seberapa besar anggaran yang sudah tersedia untuk pembelian pertama ini. Tempat penampungan jenis Blow Moulding umumnya punya biaya produksi yang lebih rendah.

2. Kebutuhan Kapasitas Air yang Diperlukan

Jika membutuhkan tandon berkapasitas sangat besar, misalnya di atas 2000 liter, maka tandon Rotomould adalah pilihan terbaik.

3. Lokasi Pemasangan dan Risiko Benturan

Untuk pemasangan pada luar ruangan atau lokasi industri yang berisiko tinggi benturan, tandon Rotomould lebih jadi saran. 

Sedangkan Blow Moulding lebih cocok untuk lokasi yang terlindungi, seperti dalam rumah atau gedung.

4. Pentingnya Dinding Tanpa Sambungan

Jika ingin meminimalkan risiko kebocoran struktural, bisa menggunakan tandon Rotomould. Meskipun ada garis sambungan pada Blow Moulding, namun tampak tipis dan tidak terlihat.

5. Kekuatan Struktur Atap

Jika tandon meletakkannya pada atap, maka harus mempertimbangkan berat material antara kedua jenis proses produksi tempat penampungannya.

6. Durasi Penggunaan Jangka Panjang

Jika mengharapkan tandon yang bertahan lebih dari sepuluh hingga lima belas tahun, Tandon Rotomould lebih jadi saran. Akan tetapi ada jenis Blow Moulding yang punya usia panjang.

Hal ini bergantung pada produsen tempat penampungan tersebut.

Rekomendasi Tandon Air Grand

Rekomendasi Tandon Air Grand

Untuk pilihan tempat penampungan dengan kualitas tinggi, maka bisa memakai tandon merk Grand. Tempat penampungan merk Grand ini terbuat dari bahan HDPE murni tanpa bahan campuran apapun.

Sehingga tandon merk Grand mampu bertahan dengan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.

Tempat penampungan merk Grand ini tersedia dalam dua proses produksi, yaitu Blow Moulding dan Rotomoulding.

Jadi, siapapun bisa bebas memilih sesuai kebutuhan masing-masing. Tandon merk Grand menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.

Untuk pilihan ukuran yang tersedia beragam, bahkan ada yang mencapai 12000 liter. Tandon merk Grand juga anti virus dan anti lumut.

Jadi sangat aman dalam menyimpan air bersih langsung konsumsi tanpa khawatir terkontaminasi. Sekarang ini sudah tersedia berbagai pilihan merk tandon yang berkualitas dan menarik.

Oleh karena itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace planet tandon dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.

Penutup

Nah, jadi itulah tadi penjelasan mengenai berbagai perbandingan tandon blow moulding vs rotomould. Jangan lupa untuk memakai tandon yang berkualitas tinggi agar tetap awet dan tahan lama.