Cara Merawat Tandon – Memiliki tandon air di rumah merupakan kebutuhan yang sangat penting. Ibaratnya, benda ini menjadi penyelamat jika tiba-tiba air dari kran mati.
Tapi, namanya juga barang kalau tidak dirawat dengan baik, tandon air bisa cepat rusak , bocor bahkan jadi sarang kotoran yang bikin air jadi tidak sehat. Sayang kan, sudah beli mahal –mahal tapi tidak awet?
Nah, agar tandon air di rumah Anda tetap awet bertahun-tahun dan airnya tetap bersih, yuk simak cara merawat tandon air agar tetap awet dan tidak mudah bocor.
Penyebab Tandon Air Cepat Bocor

Sebelum membahas tentang cara merawat tandon air, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja penyebab tandon air mudah bocor.
1. Kualitas Material yang Kurang Baik
Wadah penyimpanan air yang terbuat dari bahan plastik atau fiberglass berkualitas rendah cenderung lebih tipis dan tidak tahan terhadap tekanan air, perubahan suhu ekstrem serta paparan sinar UV dalam waktu yang panjang. Menyebabkan bahan yang kurang kuat ini mudah getas bahkan pecah.
2. Tidak Ada Lapisan Anti UV
Sinar ultraviolet dari matahari dapat merusak struktur molekul plastik membuatnya menjadi rapuh dan mudah pecah atau bocor seiring waktu.
Tandon air tanpa lapisan anti UV lebih rentan terhadap kerusakan akibat paparan sinar matahari terus-menerus.
3. Pemasangan yang Kurang Tepat
Jika tandon letaknya pada atas permukaan yang tidak rata, miring atau tidak stabil, berat air di dalamnya akan memberikan tekanan yang tidak merata pada dinding tandon.
Tekanan yang tidak seimbang ini bisa menyebabkan tandon melengkung, retak atau bocor pada titik-titik tekanan terkuat.
Selain itu, sambungan pipa inlet dan outlet yang tidak terpasang dengan benar atau tidak menggunakan seal (karet gelang) yang baik dapat menjadi titik lemah dan menyebabkan kebocoran.
Getaran dari pompa air atau pergerakan kecil pada pipa juga bisa melonggarkan sambungan seiring waktu.
4. Tekanan Air Terlalu Tinggi
Mengisi wadah penyimpanan air melebihi kapasitas maksimalnya akan memberikan tekanan berlebih pada dinding tandon, terutama bagian bawah dan sambungan. Tekanan yang terus menerus melebihi batas kekuatan material dapat menyebabkan keretakan atau kebocoran.
5. Kurangnya Perawatan dan Pembersihan
Endapan lumpur, pasir atau lumut yang menumpuk di dasar dan dinding tandon dapat menyebabkan korosi pada material tandon, terutama jika tandon terbuat dari bahan yang kurang tahan terhadap zat – zat tertentu dalam air.
Selain itu, penumpukan kotoran juga bisa menyumbat saluran dan memberikan tekanan pada dinding tandon.
Kotoran yang Anda biarkan menumpuk dalam waktu lama bisa merusak lapisan pelindung tandon dan membuatnya lebih rentan terhadap kebocoran.
Tips Merawat Tandon Biar Awet

Tandon air bocor jika Anda abaikan terus-menerus akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar. Agar terhindar dari permasalahan tersebut, ikuti tips merawat tandon air awet dan tahan lama.
1. Memilih Tandon yang Berkualitas Sejak Awal
Cara merawat tandon biar awet dimulai saat memilih produk yang berkualitas. Ibarat mau bangun rumah, pondasinya harus kuat.
Begitu juga dengan tandon air. Pilih produk dari bahan yang berkualitas bagus, kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem
2. Lokasi Penempatan yang Tepat
Lokasi penempatan tandon juga berpengaruh besar terhadap keawetannya. Hindari penempatan tandon pada area yang sering terkena benturan atau tekanan benda berat.
Permukaan tempat tandon itu sendiri juga harus rata dan stabil. Kalau permukaannya miring atau tidak rata, tandon bisa tertekan secara tidak merata dan lama-lama bisa retak atau bocor.
Idealnya, tandon diletakkan pada area yang teduh atau setidaknya tidak terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari.
3. Rutin Membersihkan Tandon Secara Berkala
Ini kunci utama biar tandon air awet dan airnya tetap bersih. Idealnya, tandon air dibersihkan minimal 3 sampai 6 bulan sekali, tergantung kualitas air di daerah tersebut.
4. Periksa Kondisi Tandon Secara Teratur
Tips cara merawat tandon air awet adalah dengan memeriksa kondisi secara berkala. Cek apakah ada retakan halus. Kebocoran kecil atau bagian-bagian tandon yang mulai aus. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan minimal sebulan sekali.
5. Perhatikan Kualitas Air
Kualitas air yang tertampung juga bisa mempengaruhi keawetan tandon. Air yang mengandung banyak zat kimia korosif atau partikel kasar bisa mempercepat kerusakan dinding tandon. Jika kualitas air kurang baik, pertimbangkan untuk memasang filter.
Rekomendasi Tandon Air Grand Anti Bocor dan Tahan Lama

Setelah tahu cara merawat tandon dengan benar, pastinya Anda juga butuh tandon air berkualitas yang tahan lama sejak awal. Salah satu rekomendasi terbaik adalah tandon air Grand.
Produk ini dirancang khusus dengan material plastik HDPE berkualitas, tahan benturan dan awet. Selain itu, produk ini dilengkapi dengan penutup rapat yang menjaga air tetap bersih. Cocok untuk Anda yang tinggal di daerah panas karena permukaannya tahan terhadap sinar UV.
Yang paling menarik, produk ini juga dilengkapi dengan garansi resmi 15 tahun dan tersedia berbagai ukuran mulai 500 liter hingga 16.000 liter mau kapasitas kecil sampai besar, semua ada. Dan pastinya, desainnya juga modern.
Tandon merek Grand juga menjadi yang pertama dan satu-satunya sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.
Baca juga: Cara Membersihkan Tandon Air dengan Sitrun
Sekarang ini sudah tersedia berbagai pilihan merek tandon yang berkualitas dan menarik. Maka dari itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace planet tandon dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!
Penutup
Jadi demikianlah penjelasan tentang teknik sirkulasi air dalam tandon bawah agar air tetap jernih. Pastikan hanya pakai produk berkualitas tinggi agar tetap awet dan tahan lama.
Berikut ini info tentang cara merawat tandon dengan mudah. untuk selengkapnya hubungi kontak whatsapp yang tertera sekarang!



