Cara Buat Menara Tandon Air dari Baja Ringan

Cara Buat Menara Tandon Air dari Baja Ringan

Menara Tandon Air Dari Baja Ringan – Mendirikan struktur penyangga vertikal untuk wadah penampungan cairan pada area pekarangan sering kali memicu dilema struktural terkait pemilihan material yang awet namun ramah di kantong.

Daftar isi

Para pemiliknya yang langsung beralih pada pengecoran beton masif atau pengelasan besi siku hitam, tanpa menyadari besarnya alokasi biaya, waktu pengerjaan yang lama, dan risiko korosi dalam yang mengintai di balik lapisan cat.

Padahal seiring dengan berkembangnya inovasi konstruksi modern, pemanfaatan material galvalum atau baja struktural tipis telah bergeser menjadi hal utama.

Memilih konstruksi menara tandon air dari baja ringan terbukti mampu memangkas waktu pemasangan.

Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang menara tandon air dari baja ringan. Untuk selengkapnya simak artikel berikut.

Cara Mudah Buat Menara Tandon Air dari Baja Ringan

Cara Mudah Buat Menara Tandon Air dari Baja Ringan

Merancang struktur penyangga vertikal mandiri memanfaatkan profil galvalum tidak harus menjadi proyek yang rumit dan menyita waktu jika memahami silsilah perakitannya dengan benar.

Banyak yang ragu beralih dari besi las konvensional, tanpa menyadari bahwa baja ringan bisa menjadi menara penopang yang kokoh.

Berikut ini cara mudah membuat menara tandon air dari baja ringan yaitu:

1. Merancang Gambar Skema Desain Ukuran dan Menghitung Beban Muatan Menara

Langkah pertama yang paling mendasar adalah membuat sketsa rancangan bentuk menara penopang sesuai ukuran dimensi kapasitas volume liter tandonnya.

Hitunglah total beban air (misal 1.000 liter setara dengan 1 ton) untuk menentukan jumlah kebutuhan batang kanal C.

2. Memilih dan Membeli Bahan Kanal C Baja Ringan Berkualitas Standar SNI

Belilah material baja ringan jenis kanal C yang memiliki ketebalan profil logam minimal 0,75 mm hingga 1 mm.

Pastikan bahan tersebut telah mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) demi menjamin kekuatan mekanis struktur pilar menara.

3. Membuat Pondasi Tatakan Beton Cor yang Kuat pada Lantai Dasar Dudukan

Buatlah 4 titik tumpuan semen cor bertulang sebagai jangkar utama penempatan ujung kaki-kaki tiang menara baja ringan.

Pondasi semen yang keras ini berfungsi mencegah terjadinya amblas tanah akibat tekanan bobot berat muatan air tandonnya.

4. Memotong Batang Kanal C Sesuai dengan Ukuran Tinggi Tiang Utama

Gunakan mesin potong gerinda tangan untuk membagi batang baja ringan dengan tingkat presisi yang tinggi.

Setiap potongan tiang pilar akan memiliki ukuran tinggi yang sama rata sehingga kedudukan menara tidak akan miring ke satu sisi.

5. Merakit Struktur Rangka Kaki Utama Menara Menjadi Profil Kotak Ganda

Satukan 2 buah batang kanal C secara berhadapan hingga membentuk profil kotak persegi untuk menggandakan kekuatan pilar.

Tiang penopang ganda yang mengikatnya kencang ini akan menjadi pilar yang sangat tangguh untuk menyangga beban besar atasnya.

6. Memasang Batang Penguat Silang pada Setiap Sisi Tiang Menara

Langkah berikutnya untuk memperkokoh rangka tiang adalah merakit batang baja ringan secara horizontal dan juga diagonal pada sisi luar.

Sistem penguat silang ini berfungsi optimal untuk meminimalkan timbulnya goyangan struktur akibat terjangan angin kencang atau guncangan gempa bumi.

7. Merakit Struktur Dudukan Atas Tempat Meletakkan Tandon Air

Rakitlah rangka bagian atas menara menjadi bidang datar berbentuk bujur sangkar sesuai dengan diameter lingkar bawah tandonnya.

Buatlah jarak anyaman antar batasan reng menjadi sangat rapat untuk menyalurkan tekanan beban tandonnya secara merata.

8. Memasang Lapisan Alas Papan Triplek Tebal atau Plat Datar pada Dudukan Atas

Hamparkan alas papan cor tebal atau lembaran karet tebal pada atas reng baja ringan yang telah selesai merakitanya.

Permukaan alas yang rata bertujuan mencegah lantai tandon robek akibat menempel langsung pada tajamnya kepala sekrup.

9. Mendirikan Struktur Menara Secara Perlahan dan Mengunci Kaki pada Pondasi Beton

Tegakkan rangka menara lalu pasang siku besi penyangga dan baut dynabolt pada dudukan semen dasar pondasi.

Menara baja ringan akan mengunci sangat kuat sehingga tidak akan gampang bergeser atau roboh saat terkena getaran.

10. Meletakkan Tandon Air Menuju Atas Dudukan Secara Hati-Hati

Ikat bodi tandon menggunakan tali tambat besar lalu tarik secara gotong-royong menuju puncak menara baja ringan.

Langkah taktis ini menutup seluruh rangkaian proses pembuatan dudukan tandon, dan tinggal melanjutkan pemasangan instalasi pemipaan kran airnya.

Peralatan Wajib Ada untuk Membuat Menara Tandon Air dari Baja Ringan

Peralatan Wajib Ada untuk Membuat Menara Tandon Air dari Baja Ringan

Mempersiapkan deretan peralatan mekanis yang presisi merupakan langkah penting menentukan antara keberhasilan konstruksi yang kokoh atau kegagalan struktur yang fatal.

Berbagai peralatan wajib ada dalam membuat menara tempat penampungan air. Berikut ini beberapa peralatannya yang perlu ada dalam pembuatan menara tandonnya yaitu:

1. Mesin Bor Listrik Bertipe Cordless Beserta Mata Bor Magnet Khusus Sekrup Baja Ringan

Peralatan pertama yang paling wajib ada adalah mesin bor tangan bertenaga baterai untuk memasang ratusan buah sekrup pengunci rangka.

Pasangkan mata bor sok segi 6 bertaji magnet agar kepala sekrup drilling bisa menempel kuat saat proses penyekrupan berlangsung.

2. Mesin Gerinda Tangan Listrik Beserta Batu Pisau Potong Logam Tipis

Sediakan mesin gerinda potong untuk mempermudah dalam memotong berbagai ukuran panjang batang profil kanal C baja ringan.

Pilihlah mata pisau potong yang tipis agar hasil sayatan pada plat logam terlihat rapi, lurus, dan minim menyisakan serpihan tajam.

3. Gunting Khusus Baja Ringan untuk Keperluan Pemotongan Manual

Pemakaian gunting besi manual berbahan baja keras sangat jadi kebutuhan untuk membuat berbagai pola takikan siku pada pinggiran kanal C.

Alat ini sangat praktis pengaplikasiannya untuk pemotongan presisi skala kecil tanpa perlu memicu kebisingan suara dari mesin gerinda listrik.

4. Alat Pengukur Meteran Gulung Baja Minimal Panjang 5 Meter

Sediakan alat meteran gulung yang memiliki pita ukur kaku untuk mengukur dimensi panjang setiap pilar menara secara tepat.

Bisa menghindari kesalahan fatal pemotongan bahan yang berisiko membuat struktur kaki menara menjadi pincang atau tidak seimbang.

5. Penggaris Siku Besi Tukang Untuk Menghasilkan Sudut Pertemuan 90 Derajat

Selalu gunakan penggaris siku besi setiap kali ingin membuat garis penanda potong pada batang baja ringan.

Jaminan sudut potong yang tegak lurus sempurna akan membuat penyaluran beban muatan air tandon terbagi secara merata ke seluruh kaki pilar.

6. Alat Waterpass Tukang Untuk Memastikan Tingkat Kedataran

Langkah berikutnya untuk menjaga kestabilan menara adalah menempelkan alat waterpass pada pilar utama saat proses penguncian baut sedang berjalan.

Gelembung udara dalam tabung waterpass akan memandu memastikan posisi berdirinya rangka sudah benar-benar rata dan tidak miring.

7. Tali Unting-Unting (Plumb Bob) Untuk Menguji Ketegakan Pilarnya

Gantungkan tali pemberat unting-unting besi kuningan dari bagian puncak dudukan atas tandon menuju ke arah lantai dasar pondasi beton.

Metode tradisional ini teruji akurat untuk memvalidasi kelurusan vertikal tiang penopang kotak gapaan baja ringan dari jarak jauh.

8. Kunci Sok Angin atau Kunci Pas Manual untuk Mengencangkan Baut

Perlu peralatan kunci pas yang sesuai dengan ukuran kepala baut dynabolt penyangga kaki menara pada semen cor.

Kekuatan torsi pengencangan baut angkur yang maksimal memegang peranan keselamatan yang sangat penting dalam melindungi menara dari bahaya roboh.

9. Rupa-Rupa Alat Pelindung Diri (APD)

Kenakanlah kacamata pelindung bening untuk menghalau berbagai percikan bunga api dan serbuk besi halus masuk ke dalam mata.

Jadi bisa menjalankan seluruh tahapan konstruksi dengan tingkat keamanan fisik yang selalu terjaga baik sepanjang hari.

10. Tangga Lipat Aluminium Konstruksi Kokoh dengan Ketinggian Minimal 3 Meter

Siapkan tangga lipat berkaki ganda sebagai sarana tumpuan pijakan kaki yang aman saat merakit reng bagian atas menara.

Langkah pengadaan tangga yang stabil akan mempermudah mobilitas tangan saat memasang sekrup pada area ketinggian luar ruangan.

Rekomendasi Tandon Air Merk Prime yang Cocok untuk Menara

Untuk pilihan tempat penampungannya, maka sangat jadi saran memakai yang merknya Prime. Tempat penampungan yang satu ini terbuat dari material HDPE murni tanpa bahan daur ulang.

Sehingga tandon merk Prime ini memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.

Tempat penampungan merk Prime sendiri tersedia dalam berbagai pilihan ukuran menarik. Pada tandon merk Prime ini bagian dindingnya tebal dan kuat.

Hal inilah yang menjadikannya mampu menyimpan air dengan aman tanpa khawatir bocor maupun retak. Tandon merk Prime juga sudah anti lumut dan anti virus, tentunya aman dalam menyimpan air.

Sekarang sudah tersedia berbagai pilihan merk tandon yang berkualitas dan menarik. Maka dari itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace planet tandon dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.

Penutup

Nah, sekian dulu penjelasan tentang panduan membuat menara tandon air dari baja ringan. Pastikan hanya menggunakan produk berkualitas tinggi agar tetap awet dan tahan lama.