Pilihan Ideal Tandon 700 Liter – Menakar volume penyimpanan air yang pas untuk area hunian vertikal maupun rumah tapak berkonsep minimalis merupakan sebuah keputusan penting yang berdampak langsung pada kenyamanan sehari-hari.
Di tengah tren arsitektur modern yang memaksimalkan efisiensi lahan, pemilik rumah sering kali berhadapan pada dilema antara kebutuhan cadangan air yang memadai dan keterbatasan ruang penempatannya.
Memilih kapasitas yang terlalu besar akan memakan tempat dan membebani struktur bangunan, sementara ukuran yang terlalu kecil membuat penggunanya rentan kehabisan air saat pasokan umum terganggu.
Dalam pusaran kebutuhan ini, mencari tahu mengenai pilihan ideal tandon 700 liter menjadi jawaban taktis tersendiri.
Melalui artikel kali ini akan membahas lebih lanjut tentang pilihan ideal tandon ukuran 700 liter. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut.
Berbagai Pilihan Merk Ideal Tandon 700 Liter

Menjelajahi pilihan manufaktur penampung air pada pasar modern membutuhkan ketelitian ekstra agar tidak sekadar membeli reputasi merek, melainkan kesesuaian teknologi fiturnya juga.
Menelisik persaingan dari berbagai pilihan merk ideal tandon 700 liter menjadi penting bagi para pemilik rumah. Berikut ini ada berbagai pilihan merk tandon yang ideal dengan ukuran 700 liter yaitu:
1. Tandon Air Merk Grand Tipe GBL 700 Liter
Untuk pilihan tempat penampungan dengan ukuran 700 liter, maka pilihannya ada merk Grand. Tandon yang satu ini terbuat dari bahan baku HDPE murni berkualitas tinggi tanpa material campuran lainnya.
Sehingga tempat penampungan merk Grand ini memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.
Tandon merk Grand sendiri terdiri dari 3 lapisan perlindungan yang anti lumut dan anti virus. Bahkan, tempat penampungan merk Grand ini menjadi yang pertama dan satu-satunya sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.
2. Tandon Air Grand Tanam 700 Liter
Selain yang jenisnya untuk meletakkannya pada atas tanah, merk Grand juga menghadirkan tempat penampungan jenis pendam ukuran 700 liter.
Bagian dinding dari tandon yang satu ini tebal dan kuat, sehingga memiliki ketahanan tersendiri terhadap segala pergerakan atau pergeseran bawah tanah.
Tempat penampungan merk Grand jenis tanam ini sudah ada perlindungan 3 lapisan yang anti lumut dan anti virus.
3. Tandon Air Penguin Tipe SL-70 700 Liter
Merk Penguin sendiri menghadirkan tempat penampungan dengan bentuk kotak slim. Karena bentuknya yang ramping, sehingga lahan tersisa bisa lebih berfungsi tanpa mengganggu tata ruang.
Tempat penampungan merk Penguin tipe SL-70 700 liter ini sudah ada perlindungan anti uv26, sehingga tandonnya tetap awet meski terpapar cuaca ekstrem.
Panduan Memasang Tandon Air 700 Liter yang Tepat

Mengeksekusi pemasangan unit penampung air berkapasitas sedang membutuhkan pemasangan presisi yang matang agar sistem penyaluran airnya bisa mengalir deras ke seluruh penjuru rumah tanpa membebani meteran listrik.
Oleh karena itu, panduan memasang tandon air dengan ukuran 700 liter yang tepat yaitu:
1. Membuat Struktur Pondasi Tumpuan yang Benar-Benar Rata, Padat, dan Kokoh
Panduan paling awal dan mendasar adalah mendirikan landasan tumpuan berupa dak beton cor atau alas semen yang tebal dan kuat.
Pastikan permukaan landasan tersebut benar-benar rata sempurna tanpa ada kemiringan dengan mengujinya menggunakan alat waterpass.
2. Membersihkan Area Permukaan Lantai Dudukan dari Kerikil Tajam yang Mengganjal
Sebelum menaikkan dan meletakkan bodi tandon ke atas pondasi, sapu dan bersihkan area lantai dari berbagai material kasar.
Ketika tandon terisi penuh oleh muatan air seberat 700 kg, ganjalan benda tajam tersebut akan memberikan tekanan titik yang kuat hingga mampu melubangi dasar tandonnya.
3. Memberikan Lapisan Bantalan Karet atau Pasir Halus di Bawah Dasar Tandon
Berikanlah lapisan bantalan setebal 1 hingga 2 cm pada atas permukaan beton sebelum mendudukkan tandonnya.
Bisa memanfaatkan selembar karet elastis (rubber sheet) atau hamparan pasir kuarsa halus yang meratakannya secara presisi.
4. Memasang Sabuk Pengikat Logam Jika Tandon Letaknya pada Atas Menara Besi
Apabila memilih untuk memasang tandon 700 liter pada atas struktur menara besi (tower), pastikan memasang sabuk pengikat luar.
Ikatkan sabuk baja atau tali nilon tebal yang kuat mengelilingi bodi tandonnya menuju tiang penyangga menara.
5. Memasang Katup Kran Stop Utama Tepat pada Jalur Pipa Pengeluaran
Pasanglah 1 unit kran manual berdiameter besar (ball valve) tepat setelah lubang fiting pipa pengeluaran (outlet) bagian bawah tandonnya.
Komponen pembatas ini memegang peranan yang sangat penting dalam tata kelola sirkulasi air rumah.
6. Melapisi Setiap Ulir Sambungan Fiting Pipa Menggunakan Selotip Plastik Tebal
Balutlah setiap bagian drat ulir pada sambungan pipa masuk, pipa keluar, maupun pipa pengurasan menggunakan seal tape secara rapat dan tebal.
Pastikan arah lilitan selotip searah dengan putaran jarum jam saat mengencangkan fiting sambungan.
7. Membuat Lubang Galian Lebih Longgar Khusus untuk Pemasangan Tandon Model Tanam
Khusus bagi yang memilih memasang tandon 700 liter tipe pendam, buatlah dimensi lubang galian tanah lebih luas dari ukuran fisik tandonnya.
Berikan sela jarak minimal 10 hingga 15 cm pada sekeliling dinding lubang galian.
8. Memasang Alat Pelampung Otomatis pada Ruang Dalam Tandon
Gantungkanlah sakelar otomatis pengontrol volume air dalam ruang tandonnya dengan setelan batas atas dan bawah yang presisi.
Posisikan pemberat pelampung beberapa cm pada bawah lubang pipa buangan darurat.
9. Memeriksa Kekencangan Komponen Drat Penutup Atas Secara Rutin
Setelah seluruh instalasi pipa selesai terpasang, putarlah komponen penutup atas tandon sampai batas maksimal hingga posisinya benar-benar kedap.
Pastikan drat penutup mengunci leher tandonnya secara simetris dan tidak miring.
Cara Mengisi Air ke Tandon yang Hemat

Mengubah pola kebiasaan dalam mengelola cadangan air merupakan kunci tersembunyi di balik penurunan tagihan bulanan yang signifikan.
Untuk pengisian air ke tandon ternyata ada cara yang hemat. Berikut ini beberapa cara dalam mengisi air ke tempat penampungan yang hemat yaitu:
1. Menyalakan Mesin Pompa Hanya Saat Volume Air Menyentuh Batas Minimum
Langkah pertama yang paling efektif adalah menerapkan kedisplinan dalam pengisian dengan cara hanya menyalakan mesin pompa saat air dalam tandon benar-benar sudah tersisa sedikit.
Hindari kebiasaan menyalakan pompa untuk mengisi tandon yang baru berkurang seperempat atau setengah kapasitasnya.
2. Memanfaatkan Waktu Pengisian Air Sumur pada Malam Hari
Jadwalkan pengisian tandon pada waktu larut malam ketika aktivitas penggunaan air dan listrik dalam rumah sudah menurun drastis.
Pada malam hari, tegangan arus kelistrikan dari jaringan kota umumnya jauh lebih stabil sehingga motor pompa bisa bekerja dengan efisiensi tertinggi.
3. Mengatur Ketinggian Posisi Pelampung Otomatis Secara Tepat dan Presisi
Jika menggunakan sakelar radar otomatis, aturlah jarak antara pemberat pelampung atas dan bawah secara cermat.
Posisikan batas pelampung atas setidaknya 5 sampai 10 mm pada bawah lubang pipa pembuangan darurat.
4. Memilih Mesin Pompa Air yang Memiliki Spesifikasi Debit Pengeluaran Tinggi
Pastikan kapasitas semburan air dari mesin pompa sebanding dengan volume tandon yang terisi. Memakai pompa dengan debit pengeluaran besar akan membuat proses pengisian tandonnya menjadi jauh lebih cepat penuh.
5. Merawat Kebersihan Saringan Filter Air pada Jalur Pasokan Secara Rutin
Lakukan pembersihan berkala pada tabung penyaring sedimen yang terpasang sebelum jalur pipa masuk (inlet) tandon.
Sumbatan pasir halus, karat besi, atau lumpur kecil pada kain filter akan menahan laju sirkulasi arus masuk air.
6. Meminimalkan Penggunaan Kran Kamar Mandi Saat Proses Pengisian Berlangsung
Usahakan untuk tidak membuka kran-kran penyaluran dalam rumah ketika mesin pompa sedang bekerja fokus memasok air ke tandon atas.
Membuka kran secara bersamaan akan memecah tekanan aliran air, sehingga pasokan airnya yang naik ke atap menjadi melambat.
7. Memilih Ukuran Diameter Pipa Masuk yang Sesuai dengan Outlet Pompa
Gunakanlah ukuran pipa paralon yang sesuai dengan lubang keluaran mesin pompa, umumnya berdiameter 1 inci.
Jangan memperkecil diameter pipa pasokan menuju tandon hanya karena ingin menghemat biaya pembelian pipa.
8. Memanfaatkan Pasokan Air Gravitasi untuk Menyalurkan Aliran Rumah
Dirikanlah menara tandon air pada ketinggian yang ideal, minimal 4 hingga 6 meter dari permukaan lantai bangunan rumah.
Ketinggian yang cukup ini akan menghasilkan tekanan air alami yang kuat berkat bantuan gaya gravitasi.
9. Memperbaiki Segera Setiap Gejala Kebocoran pada Sepanjang Jaringan Pemipaan
Periksalah secara rutin kondisi fisik kran, sambungan fiting, maupun katup pelampung dalam tandon dari risiko kebocoran.
Tetesan air kecil dari kran yang bocor jika membiarkannya berhari-hari akan menguras kuota air bersih yang sudah susah payah memompanya ke atas.
10. Beralih Menggunakan Layanan Air Bersih pada Jam Tarif Murah
Bagi yang mengombinasikan air sumur dengan pasokan air instalasi kota (PAM), manfaatkanlah naik turun tekanan air kota secara cerdas.
Isilah tandon air menggunakan aliran PAM pada waktu dini hari di mana tekanan air pipa kota sedang kencang-kencangnya.
Apalagi sekarang sudah tersedia berbagai pilihan merk tandon yang berkualitas dan menarik. Oleh karena itu, untuk informasi selengkapnya bisa langsung kunjungi marketplace planet tandon dan hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.


![]()
Penutup
Nah, jadi itulah tadi ulasan tentang berbagai pilihan ideal tandon 700 liter untuk rumah. Pastikan hanya menggunakan produk berkualitas tinggi agar tetap awet dan tahan lama.

